Bentang Jejak

© 2019 by Siaware

  • SIAware Community

Bentang Jejak

#SiaReview


Bentang Jejak

Pengarang : Danny Dzul Fikri (@dannydzulfikri)

Halaman : 178 Halaman

Harga : Rp 59.000,-


Bentang Jejak judul buku yang dikarang oleh teman baik saya di Siaware 28, Danny Dzul Fikri. Bentang Jejak yang saya punya saya pesan ketika Danny sudah mulai membuka Pre Ordernya di Ruang Angkasa, platform yang digunakan Danny untuk menerbitkan tulisannya dalam bentuk buku. Selain itu kita juga membaca banyak tulisan Danny di dannydzukfikri.tumblr.com.



Bentang Jejak, sesuai dengan nama judulnya berisi banyak cerita pendek tentang jejak-jejak makna dalam rentang hidup manusia. Bentang Jejak memaparkan banyak cerita pendek yang dibagi beberapa bagian. Bersiap Memulai, Diam, Lari dan Sampai. Yang saya sukai dengan buku yang ditulis Danny ini menimbulkan rasa yang akrab sekali. Tidak perlu berusaha mencerna terlalu lama mengenai kata-kata atau cerita yang ia tulis, karena dekat sekali dengan keseharian. Cerita-cerita pendek yang mengisi tiap sub tema buku membawa saya ke perbincangan sederhana bersama banyak teman baik tentang banyak hal. Seperti kisah Menunggu dengan Baik, yang berisi bagaimana pilihan-pilihan yang bisa diambil saat kita menunggu. Entah apa saja yang sedang ditunggu. Banyak sekali cerita sederhana yang diambil dari pemikiran selintas yang kemudian diolah Danny dengan proses yang sangat kental ciri khas penulis. Saya suka sekali bagaimana Danny melalui tulisannya mengajak kita sejenak menikmati dialog-dialog sederhana yang muncul mungkin antara teman, keluarga atau bahkan dialog yang disimpan untuk diri sendiri. Karena sejatinya orang yang perlu sering kau ajak bicara adalah dirimu sendiri. Kejadian-kejadian sederhana dituliskan Danny secara sederhana dan pelan. Saya kira tulisan Danny di Bentang Jejak mengajak kita secara perlahan memproses segala kejadian yang ada disekitar kita. Memproses kejadian yang kita alami secara netral agar bisa mengambil hikmah adalah salah satu proses yang sering diloncati dikehidupan yang serba cepat ini.


Dengan Bentang Jejak saya belajar untuk memproses hal-hal kecil yang terjadi disekitar saya dan dengan sukarela memproses nya kalau saya beruntung saya bisa mengambil makna atas kejadian yang sedang hadir di kehidupan saya. Bentang Jejak mengajak saya merayakan kemenangan-kemenangan kecil yang hadir tiap hari, merasakan bahwa waktu, teman seperjalanan dan bahkan obrolan tentang kelh kesah adalah rejeki yang dimana tersimpan makna jika mau meluangkan waktu untuk memprosesnya.


Reviewer : Marissa Ika Puspitasari (@marissaabdul)

63 views